![]() |
| Minyak Atsiri |
Seiring berkembangnya
ilmu saint, penelitian dilakukan untuk memaksimalkan zat-zat yang terkandung
dalam jahe merah sebagai bahan olahan tambahan, seperti pembuatan dalam bentuk
minuman extrak jahe merah, obat-obatan, campuran makanan, juga dalam bentuk
permen berbahan dasar jahe merah. Masih banyak lagi pemanfaatan jahe merah
dilihat dari zat-zat yang terkandung dan manfaatnya bagi tubuh dalam jahe merah.
Apa saja senyawa alami tersebut dan apa manfaatnya bagi tubuh jika
dikonsumsi secara teratur?
Disini akan diulas lebih detail senyawa penting lainnya yang dijumpai pada
rimpang jahe, karena tak ada sesuatupun diciptakan di dunia ini, kecuali
memiliki manfaat untuk kehidupan makhluk hidup.
Minyak Atsiri
Senyawa alami ini umumnya berwarna kuning sedikit kental. Minyak atsiri ini
yang berperan memberi aroma yang khas pada jahe merah. Secara tradisional
digunakan untuk obat sakit kepala,gangguan pada saluran pencernaan,
stimulansia, diuretic, rematik, dan mabuk perjalanan. Kandungan minyak atsiri
jahe merah sekitar 2,5 – 2,7%. Besarnya kandungan minyak atsiri dipengaruhi
oleh umur tanaman, semakin tua umur jahe merah, semakin tinggi kandungan
minyaknya. Minyak atsiri ini sendiri mengandung unsur – unsur alami lain seperti :
Oleoresin
Senyawa ini memberi rasa pahit pada jahe, bermanfaat sebagai zat aktif
untuk mengobati batuk, penurun panas dan analgetik.
Zingiberal dan zingiberen
Sensasi pedas jahe merah disebabkan karena adanya kedua senyawa ini. Manfaat
dari senyawa ini bermanfaat untuk anti oksidan, menetralkan efek merusak yang
disebabkan oleh radikal bebas. Selain itu juga untuk melawan penyakit kanker
dan jantung.
Phenol
Bermanfaat untuk anti radang, meredakan radang tenggorokan dan
menghilangkan penyakit nyeri sendi.
Gingerol
Senyawa ini paling banyak terkandung pada jahe merah dan memiliki manfaat
yang banyak. Juga menyumbang rasa pedas pada jahe merah. Berfungsi untuk daya
tahan tubuh, karena fungsi utama dari senyawa gingerol itu sendiri sebagai
desinfektan yang menghambat pertumbuhan kuman dan membunuhnya. Juga berperan
dalam mengobati mual dan muntah. Senyawa ini bersifat antikoagulan, yaitu
mencegah penggumpalan darah penyebab utama stroke dan serangan jantung.
Shogaol
Berfungsi sebagai pencegahan timbulnya kanker. Shogaol memiliki antioksidan
di atas vitamin E.
Dan masih banyak lagi unsur – unsur yang terkandung dalam jahe merah yang
bermanfaat untuk menghangakan badan, penambah nafsu makan, memperkuat lambung,
menurunkan keasaman lambung. Selain itu
senyawa alami yang terkandung dalam jahe merah sebagian juga digunakan sebagai bahan
campuran obat luar untuk mengobati gatal – gatal akibat gigitan serangga,
keseleo, bengkak dan memar.

No comments:
Post a Comment