Friday, 8 May 2015

Kandungan Zat - Zat Pada Jahe Merah Dan Manfaatnya

Minyak Atsiri
   Bagian tumbuhan jahe merah yang sebagian besar dimanfaatkan untuk bahan baku olahan adalah pada bagian rimpangnya. Bagian ini memiliki kandungan senyawa alami yang bermanfaat bagi kesehatan jika diolah dan dikonsumsi secara benar dan teratur. Memberi efek positif bagi tubuh itu sendiri, meningkatkan stamina, menjaga kekebalan tubuh dan masih banyak manfaat lainnya. 

   Seiring berkembangnya ilmu saint, penelitian dilakukan untuk memaksimalkan zat-zat yang terkandung dalam jahe merah sebagai bahan olahan tambahan, seperti pembuatan dalam bentuk minuman extrak jahe merah, obat-obatan, campuran makanan, juga dalam bentuk permen berbahan dasar jahe merah. Masih banyak lagi pemanfaatan jahe merah dilihat dari zat-zat yang terkandung dan manfaatnya bagi tubuh dalam jahe merah.

Apa saja senyawa alami tersebut dan apa manfaatnya bagi tubuh jika dikonsumsi secara teratur?

Disini akan diulas lebih detail senyawa penting lainnya yang dijumpai pada rimpang jahe, karena tak ada sesuatupun diciptakan di dunia ini, kecuali memiliki manfaat untuk kehidupan makhluk hidup.

Minyak Atsiri

  Senyawa alami ini umumnya berwarna kuning sedikit kental. Minyak atsiri ini yang berperan memberi aroma yang khas pada jahe merah. Secara tradisional digunakan untuk obat sakit kepala,gangguan pada saluran pencernaan, stimulansia, diuretic, rematik, dan mabuk perjalanan. Kandungan minyak atsiri jahe merah sekitar 2,5 – 2,7%. Besarnya kandungan minyak atsiri dipengaruhi oleh umur tanaman, semakin tua umur jahe merah, semakin tinggi kandungan minyaknya. Minyak atsiri ini sendiri mengandung unsur – unsur alami lain  seperti :

Oleoresin

    Senyawa ini memberi rasa pahit pada jahe, bermanfaat sebagai zat aktif untuk mengobati batuk, penurun panas dan analgetik.

Zingiberal dan zingiberen

   Sensasi pedas jahe merah disebabkan karena adanya kedua senyawa ini. Manfaat dari senyawa ini bermanfaat untuk anti oksidan, menetralkan efek merusak yang disebabkan oleh radikal bebas. Selain itu juga untuk melawan penyakit kanker dan jantung.

Phenol

  Bermanfaat untuk anti radang, meredakan radang tenggorokan dan menghilangkan penyakit nyeri sendi.

Gingerol

   Senyawa ini paling banyak terkandung pada jahe merah dan memiliki manfaat yang banyak. Juga menyumbang rasa pedas pada jahe merah. Berfungsi untuk daya tahan tubuh, karena fungsi utama dari senyawa gingerol itu sendiri sebagai desinfektan yang menghambat pertumbuhan kuman dan membunuhnya. Juga berperan dalam mengobati mual dan muntah. Senyawa ini bersifat antikoagulan, yaitu mencegah penggumpalan darah penyebab utama stroke dan serangan jantung.

Shogaol

    Berfungsi sebagai pencegahan timbulnya kanker. Shogaol memiliki antioksidan di atas vitamin E.

   Dan masih banyak lagi unsur – unsur yang terkandung dalam jahe merah yang bermanfaat untuk menghangakan badan, penambah nafsu makan, memperkuat lambung, menurunkan keasaman lambung. Selain itu senyawa alami yang terkandung dalam jahe merah sebagian juga digunakan sebagai bahan campuran obat luar untuk mengobati gatal – gatal akibat gigitan serangga, keseleo, bengkak dan memar.

No comments:

Post a Comment