Thursday, 7 May 2015

Sekilas Tentang Jahe Merah

Tanaman Jahe Merah

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Jahe merah adalah tumbuhan semak berbatang semu, berdaun tunggal berwarna hijau tua, tumbuh tegak dengan ketinggian batang 40-100 cm, dan memiliki simpanan makanan berupa umbi batang dan rimpang berwarna merah. Rimpang adalah tunas yang tumbuh bercabang-cabang, mengelembung dan beruas. Rimpang ini tumbuh mendatar di dalam tanah. Rimpang inilah bagian tanaman yang sebagian besar dimanfaatkan pada tumbuhan jahe merah. Rimpang ini memiliki serat yang kasar, aroma khas dan rasa yang pedas khas jahe.


Tanaman Jahe Merah
Tanaman herbal jahe merah merupakan tumbuhan yang bisa tumbuh dengan baik di daerah tropis, seperti Indonesia. Jahe merah tumbuh subur pada tanah yang gembur dan banyak mengandung bahan organik atau humus. Jahe merah tidak bisa tumbuh dengan baik pada tanah rawa, tanah liat, pasir, dan tanah yang memiliki kandungan air berlebih. Tanaman ini  umumnya dibudidayakan dengan dua cara, yaitu dengan menggunakan media karung atau polybag dan dibudidayakan pada lahan kebun atau tegalan. Tentu saja dua cara tersebut memiliki kelemahan dan kelebihan, selengkapnya bisa anda baca disini, mengenai kelemahan dan kelebihan menggunakan media tanam yang berbeda.

Pemanfaatan jahe merah sendiri sebagian besar digunakan dalam bidang medis untuk pengobatan, berdasarkan penelitian jahe merah mengandung lebih banyak zat-zat yang terkandung didalamnya dibanding dengan jenis jahe lainnya. Zat-zat yang terkandung dalam jahe merah antara lain atsiri, zingiberen, zingerol dan resin yang berguna memberi rasa hangat pada tubuh. Selain itu masih banyak zat-zat yang terkandung pada jahe merah, yang akan dibahas lebih lanjut dalam blog ini. Inilah yang menjadi alasan jahe merah sangat banyak dibutuhkan para produsen sebagai bahan pembuatan minuman,obat-obatan, dan produk lainnya.

Jahe merah menjadi komoditas export Indonesia dibidang pertanian. Sehingga permintaan akan tanaman herbal ini cukup luas. Dengan cara bercocok tanam secara tepat dan benar tanaman ini bisa dijadikan penghasilan, melihat kebutuhan akan jahe merah cukup besar dan masih sedikitnya petani jahe merah di Indonesia menjadikan harga pasaran jahe merah ini cukup tinggi. Memanfaatkan kebun atau tegal disekitar kita atau dengan mengunakan media polybag jika memiliki lahan yang tidak cukup luas adalah langkah memaksimalkan lahan yang kosong. Bagaimana cara bercocok tanam yang benar dan tepat agar menghasilkan jahe merah yang berkualitas dan hasil panan yang memuaskan, selengkapnya bisa anda pelajari di blog ini.

Blog ini adalah panduan anda untuk memulai usaha budidaya Jahe Merah. Kami siap untuk membantu mitra agribisnis anda. Pertanyaan sangat terbuka untuk anda. Anda Bertanya Kami Jawabannya.

Kami juga menyediakan bibit super jahe merah, larutan penunjang jahe merah untuk mengantar anda “sukses” budidaya jahe merah.


Terima Kasih Atas Kunjungan Anda.

No comments:

Post a Comment